100% Kopi Asli Tasikmalaya

Kampung Kopi & Teh di JAYANTARA Priangan Timur 2026

Share

TENJOBUMIKOPI.COM – Tasikmalaya tengah merayakan perjalanan panjangnya. Pada usia ke-394 tahun, kabupaten yang dikenal dengan kekayaan budaya, kerajinan, pertanian, dan kulinernya ini kembali menunjukkan bahwa potensi daerah tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga terus berkembang mengikuti zaman.

Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan jempana hasil bumi dan komoditas pertanian, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya tahun ini menghadirkan pendekatan yang berbeda. Menyesuaikan dengan kondisi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memilih menampilkan kekayaan budaya dan kuliner lokal melalui dua ikon yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat: Batik Sukapura dan Opak.

Antusiasme pengunjung Jayantara di tenjobumikopi
Antusiasme pengunjung Jayantara Priangan Timur 2026 di tenjobumikopi (25/7)

Pilihan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan ekonomi daerah tidak hanya lahir dari sawah, kebun, atau ladang, tetapi juga dari kreativitas masyarakat yang menjaga tradisi secara turun-temurun. Batik Sukapura merepresentasikan warisan seni dan keterampilan para perajin Tasikmalaya, sementara opak menjadi simbol kuliner rakyat yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat selama puluhan tahun.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan kuliner tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bahkan menggandeng Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk mencatatkan rekor sajian opak terbanyak. Langkah ini bukan sekadar upaya memecahkan rekor, tetapi juga cara memperkenalkan salah satu panganan khas Tasikmalaya kepada masyarakat yang lebih luas.

Dan di tengah ramainya JAYANTARA 2026, aroma kopi yang menguar dari Booth Kampung Kopi & Teh seolah membawa pesan sederhana: bahwa potensi besar sering kali tumbuh dari tanah yang dekat dengan kita sendiri, menunggu untuk dikenali, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada dunia.
Dan di tengah ramainya JAYANTARA 2026, aroma kopi yang menguar dari Booth Kampung Kopi & Teh

Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394

Di tengah semarak perayaan Hari Jadi ke-394 tersebut, Bank Indonesia bersama berbagai pemangku kepentingan turut menghadirkan JAYANTARA Priangan Timur 2026. Mengusung tema “UMKM Unggul, Digital Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, meningkatkan kapasitas usaha, dan memperluas akses pasar.

JAYANTARA tidak hanya menjadi ajang pameran produk. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem UMKM melalui peningkatan kualitas usaha, digitalisasi, akses pembiayaan, dan perluasan pasar. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan lembaga pendukung, UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat dan kompetitif.

Salah satu area yang menarik perhatian pengunjung adalah Booth Kampung Kopi & Teh. Di tempat ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat berbagai produk kopi dan teh unggulan dari Priangan Timur. Bukan hanya menikmati cita rasa, tetapi juga memahami perjalanan panjang yang dilalui produk-produk tersebut, mulai dari kebun, proses pascapanen, hingga akhirnya tersaji di tangan konsumen.

Booth Kampung Kopi & Teh menghadirkan gambaran bahwa kopi dan teh merupakan bagian penting dari identitas ekonomi Priangan Timur. Komoditas ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi penghubung antara petani, pelaku usaha, dan konsumen dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Di antara pelaku usaha yang berpartisipasi, Tenjobumikopi turut hadir memperkenalkan kopi Arabika unggulan dari Priangan Timur. Kehadiran ini menjadi kelanjutan dari berbagai upaya pengembangan usaha yang sebelumnya juga mendapat kesempatan berpartisipasi dalam EXPORENA 2026.

Bagi Tenjobumikopi, keikutsertaan dalam JAYANTARA bukan sekadar kesempatan memasarkan produk. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk bertemu pelanggan baru, memperluas jejaring, serta memperkenalkan potensi kopi Tasikmalaya yang tumbuh di kawasan pegunungan Priangan Timur. Setiap percakapan yang terjadi di booth, setiap cangkir yang diseduh, dan setiap pengunjung yang mengenal kopi lokal merupakan bagian dari perjalanan memperkuat ekosistem kopi daerah.

JAYANTARA Priangan Timur 2026 menunjukkan bahwa kemajuan daerah dibangun melalui kolaborasi. Dari perajin Batik Sukapura, pembuat opak, petani kopi dan teh, hingga pelaku UMKM kreatif lainnya, semuanya memiliki peran dalam membentuk wajah ekonomi Tasikmalaya hari ini.

Di usia ke-394 tahun, Tasikmalaya tidak hanya merayakan masa lalu. Tasikmalaya sedang memperkenalkan masa depannya, masa depan yang bertumpu pada kekuatan budaya, kreativitas, dan UMKM lokal yang terus tumbuh bersama masyarakatnya.

Dan di tengah ramainya JAYANTARA 2026, aroma kopi yang menguar dari Booth Kampung Kopi & Teh seolah membawa pesan sederhana, bahwa potensi besar sering kali tumbuh dari tanah yang dekat dengan kita sendiri, menunggu untuk dikenali, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada dunia.

Bagi Anda yang berkunjung ke JAYANTARA Priangan Timur 2026, sempatkan mampir ke Booth Kampung Kopi & Teh dan temui kami di Tenjobumikopi. Nikmati aroma dan cita rasa kopi Arabika khas Priangan Timur, kenali lebih dekat cerita para petani di balik setiap biji kopi, serta berbincang tentang potensi kopi lokal yang terus tumbuh dari tanah Tasikmalaya. Karena di balik setiap cangkir kopi yang tersaji, ada semangat pemberdayaan, kolaborasi, dan harapan untuk membawa produk unggulan daerah semakin dikenal.

Featured